Senin, 02 Desember 2013

pengalaman pribadi

 
PENGALAMAN PRIBADI BESERTA HIKMAHNYA
Pada kesempatan waktu ini saya akan menceritakan pengalaman pribadi saya, meskipun tidak semua cerita saya menarik tetapi saya akan memberikan informasi sekaligus motifasi kepada para pembaca atas pengalaman-pengalaman yang pernah terjadi dalam kehidupan saya. Untuk kepada para pembaca silahkan dibaca dan ambil hikmah yang positif dan berguna bagi andasekalian, terima kasih.
Pengalaman saya yang pertama yaitu ketika saya masih duduk di sekolah menengah pertama (SMP). Pada saat itu saya seorang siswa yang suka mencontek dan agak pemalas. Meskipun begitu namun ada niat belajar saya hanya sedikit, itupun saya belajar hanya pada saat-saat ujian saja. Saat di SMP saya juga terlalu mengharapkan bantuan dari teman saya yaitu berupa contekan dari teman, baik pada saat ada tugas maupun pada saat ujian. Pada suatu waktu guru saya memberikan tugas, kemudian saya tidak mengerjakan tugas tersebut. Pada saat itu saya berfikir untuk meminta contekan kepada teman saya, namun teman saya tidak mau memberikan contekan tersebut. Tidak sampai disitu saja pada saat ujian pun teman saya tidak mau memberikan contekan kepada saya. Saya sempat berfikir bahwa mencontek adalah suatu hal yang tidak baik dan sikap mencontek itu merupakan suatu kebodohan dalam diri saya. Dimulai dari situ saya memiliki tekad untuk rajin belajar dan bersungguh-sungguh. Pada saat itulah saya mulai meningkatkan niat belajar saya, hingga nilai-nilai saya sedikit meningkat dari sebelum-sebelumnya. Niat rajin belajar saya terbawa hingga saya lulus dan melanjutkan ke SMK. Saya berfikir bahwa dengan hasil belajar dengan bersungguh-sungguh akakn menghasilkan hasil yang baik dan hasil yang baik itu pula  saya nikmati, sebab itu dari hasil belajar saya sendiri. Pada saat itu pula niat belajar saya semakin meningkat, pada saat lulus SMK dengan hasil yang baik. Setelah itu saya melanjutkan ke perguruan tinggi, dimulai dari saya awal masuk perguruan tinggi saya memiliki tekad, bahwa dengan belajar bersunguh-sungguh saya akan mendapatkan hasil yang baik dan hasilnya saya di semester pertama mendapatkan IPK diatas 3,00. Meskipun saya mendapatkan IPK dengan hasil yang baik, saya harus terus belajar dan belajar agar mendapatkan hasil yang lebih baik lagi dan tidak lupa pula mengucap syukur  kepada ALLAH SWT atas semuayang telah di berikan kepada saya.
Pengalaman saya yang kedua pada suatu waktu ketika saya hanya memiliki sedikit uang, kemudian uang yang saya miliki sebagian saya amalkan baik kepada orang yang membutuhkan ataupun beramal di kotak amal masjid. Ternyata tidak lama kemudian beberapa hari setelah saya beramal, saya mendapat balasan dari ALLAH SWT. Saya mendapatkan rezeki yang cukup banyak dari situlah saya memahami bahwa apabila kita berbuat baik ataupun beramal, pasti akan menerima balasan yang baik pula dan berlipat-lipat ganda. namun balasan baik tersebut di berikan oleh ALLAH SWT melalui perantara yaitu manusia yang berbuat baik kepada kita.
Dari pengalaman saya yang pertama, kita dapat memetik hikmah dan nilai positifnya yaitu janganlah membiasakan diri kita untuk mencontek dan mulailah belajar untuk diri kita sendiri, sebab masa depan adalah kita sendiri yang menjalani bukan orang lain. terjatuh di dalam kehidupan sesekali itu hal yang wajar, mulailah untuk bangkit dan meraih masa depan yang cerah dengan belajar dimulai dari sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, belajar dan belajar. ktidak ada yang tidak mungkin di dunia ini apabila kita ada niat dan kerja keras untuk meraih masa depan yang sukses dan prestasi yang membanggakan.
Dari pengalaman yang kedua kita dapat memetik hikmah yang bermanfaat yaitu  sisihkan sebagian uang kita untuk beramal, jangan pernah takut kalau suatu waktu uang kita akan habis. Apabila kita beramal kita akan mendapatkam balasan yang baik berlipat-lipat ganda yang di berikan oleh ALLAH SWT melaui perantara orang lain.
Sekian pengalaman pribadi yang saya ceritakan, mudah-mudahan hikmah yang baik dapat bermanfaat kepada para pembaca, terima kasih.


Mohon maaf klo ada kata-kata yg tidak berkenan


Minggu, 01 Desember 2013

MANFAAT BLOOG BAGI PELAJAR
Sobat kontemporer, Belakangan ini,blog telah menjadi gaya hidup. Kegiatan blogging telah menjamur di mana-mana dari berbagai kalangan dan setiap elemen masyarakat. Entah itu hanya sebagai buku harian, ungkapan opini, ide, kreatifitas hingga untuk meraup penghasilan lebih dari berbagai macam bisnis dunia maya.Dengan munculnya keragaman dalam dunia blog senidiri maka terciptalah sebuah dunia maya yang sangat kompleks dan saling melengkapi tak jauh bedanya dengan dunia nyata. Dengan mendapatkan informasi dengan cepat, media sosialisasi (online), mempererat persahabatan, membangun sebuah komunitas, hingga menambah penghasilan dan lain sebagainya. Dari situlah blog bisa menjadi sebuah candu bagi seseorang, hingga tak heran kalau ada seseorang yang rela menghabiskan sebagian besar waktunya di dunia maya.Namun Blog tidak hanya untuk hal tersebut, Blog juga dapat dimanfaatkan untuk dunia pendidikan.Misalnya untuk mengembangkan proses transfer ilmu.Dalam konteks dunia pendidikan, guru dan murid perlu terlebih dahulu diperkenalkan kepada konsep pembelajaran elektronik dan blog beserta manfaat-manfaatnya, yang sudah dibeberkan di atas tadi.Berikut ini merupakan manfaat blog bagi dunia pendidikan :1. Mendorong siswa untuk selalu mendokumentasikan apa yang ada di dalam pikiran mereka, termasuk di antaranya adalah pengetahuan, pengalaman, perasaan, pendapat, dan lain-lain, dengan metode yang paling sesuai dengan kepribadian masing-masing, apakah itu lewat tulisan, gambar, suara, atau video. Hal ini, selain berguna sebagai ajang latihan mengungkapkan ide-ide yang terpendam, juga berguna untuk penghematan biaya dalam hal publikasi gagasan karena dengan media blog, sebuah gagasan tidak perlu dimuat dalam ribuan lembar kertas agar dapat terpublikasi secara luas.
Setiap buah pikiran yang berhasil mereka dokumentasikan, sebaiknya diberi apresiasi agar mereka juga semakin terpacu untuk mendokumentasikan pengetahuan yang mereka punya. Apresiasi tersebut tidak harus berupa materi, tapi bisa juga berupa tanggapan, pengakuan, pujian, dan bahkan kritikan atas apa yang mereka berhasil dokumentasikan.
2. Menggantikan kelas-kelas diskusi yang selama ini selalu terbatas pada waktu dan sebuah ruangan fisik, sehingga proses pembelajaran pun dapat diselenggarakan dengan lebih fleksibel.3. Cara yang efektif untuk meningkatkan minat belajar para siswanya.Misalnya seorang guru memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Para siswanya kemudian bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan. misalnya seperti yang sudah berkembang di SMA 12 jakartaMateri pelajaran yang diposting melalui media blog bisa menjadi sebuah konten hebat yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan.4. Memperkenalkan teknologi internet di kalangan pelajar dan pengajar, juga bisa menjadi terobosan baru di dunia pendidikan. So, tunggu apa lagi, teknologi yang semakin canggih ini asal dimanfaatkan semaksimal mungkin, diharapkan dapat menghasilkan suatu perubahan besar, tidak hanya di bidang pendidikan, bahkan mencakup semua bidang
.

Rabu, 23 Oktober 2013


Sepak bola




Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia.[1][2][3][4] Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]
Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.[6]


Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di
 Cina.Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.

Sejarah]

Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnyaRaja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.[7] Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8]Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]

Posisi pemain[sunting | sunting sumber]

Penjaga gawang dalam sepak bola.
Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang.[9] Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berbeda dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan memiliki tugas utama untuk menghentikan serangan lawan.[9] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan.[9] Penyerang memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.[9]
Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat